JAMBI (cikaljambi.com) – Pemerintah Kota Jambi menggelar Pelatihan Penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP) dan Individual Development Plan (IDP) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur di tengah perkembangan teknologi, transformasi digital pemerintahan, dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik.
Kegiatan yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026 tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Jambi, Mulyadi, mewakili Wali Kota Jambi, Maulana, di Gedung Diklat BKD Kota Jambi. Pelatihan diikuti 40 peserta yang terdiri dari Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian serta Analis SDM Aparatur dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Jambi.
Dalam sambutannya, Mulyadi menegaskan bahwa penyusunan HCDP dan IDP merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki arah pengembangan kompetensi yang jelas, terukur, dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Menurutnya, HCDP berfungsi sebagai peta jalan pengembangan talenta ASN, sedangkan IDP menjadi komitmen individu dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme diri.
Pelatihan yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Jambi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya belajar, inovasi, dan kinerja di lingkungan Pemerintah Kota Jambi. Melalui program ini, peserta didorong untuk menyusun rencana pengembangan SDM yang konkret, realistis, dan mampu menjawab kebutuhan organisasi di masa mendatang.
Selain mendukung peningkatan kapasitas ASN, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah, termasuk mendukung terwujudnya program unggulan Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi berharap pelatihan tersebut dapat menghasilkan aparatur yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut jajaran BKPSDMD Kota Jambi, perwakilan kepala OPD, camat se-Kota Jambi, serta seluruh peserta pelatihan yang akan mengikuti rangkaian kegiatan selama lima hari ke depan.





