Beranda / Jambi / Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi untuk Antisipasi Musim Kemarau

Petani Muara Sebo Ilir Percepat Tanam Padi untuk Antisipasi Musim Kemarau

JAMBI (cikaljambi.com) Petani di Kecamatan Muara Sebo Ilir, Kabupaten Batang Hari, mulai mempercepat masa tanam padi sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kekeringan sekaligus menjaga produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Muara Sebo Ilir, Teguh Trihandianto, mengatakan percepatan tanam dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak serta mengacu pada informasi prakiraan cuaca yang telah disampaikan sebelumnya. Menurutnya, fenomena cuaca yang berpotensi memicu berkurangnya curah hujan perlu diantisipasi sejak dini agar tidak berdampak terhadap hasil produksi petani.

“Percepatan masa tanam dilakukan agar petani dapat mengurangi risiko kekeringan saat musim kemarau tiba, sekaligus menjaga produktivitas pertanian di Muara Sebo Ilir,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini kondisi pertanian di Muara Sebo Ilir masih relatif aman. Meskipun cuaca panas mulai mendominasi dan intensitas hujan mengalami penurunan, belum ditemukan laporan gagal tanam maupun gangguan serius pada lahan pertanian.

Saat ini, luas lahan padi sawah yang dikelola petani di Kecamatan Muara Sebo Ilir mencapai lebih dari 510 hektare. Namun proses penanaman masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan alat pertanian dan sebagian lahan masih dalam tahap pengolahan.

Teguh menambahkan, sektor padi sawah menjadi yang paling rentan terdampak kemarau panjang karena membutuhkan pasokan air yang cukup selama masa pertumbuhan hingga panen. Selain padi, komoditas hortikultura seperti cabai dan berbagai jenis sayuran juga berpotensi mengalami penurunan produksi apabila kekeringan berlangsung dalam waktu yang lama.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, petani bersama pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya menjaga ketersediaan air serta memaksimalkan pemanfaatan sumber irigasi yang ada. Keberadaan Sungai Batanghari yang berada dekat dengan kawasan pertanian diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan sawah selama musim kemarau berlangsung.

Upaya percepatan tanam ini sejalan dengan berbagai program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengantisipasi dampak musim kemarau, sehingga produksi padi di Kabupaten Batang Hari tetap terjaga dan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *