Beranda / Jambi / BNPB Gelar Modifikasi Cuaca di Jambi Selama Sepekan untuk Basahi Lahan Gambut dan Cegah Karhutla

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca di Jambi Selama Sepekan untuk Basahi Lahan Gambut dan Cegah Karhutla

JAMBI (cikaljambi.com) — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Jambi selama sepekan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau 2026. Kegiatan tersebut difokuskan untuk meningkatkan curah hujan di wilayah-wilayah rawan kebakaran, khususnya kawasan lahan gambut.

Operasi yang berlangsung pada 5–12 Juni 2026 ini dilakukan melalui penyemaian awan menggunakan bahan khusus yang disebarkan dari pesawat. Langkah tersebut bertujuan memicu terjadinya hujan sehingga kelembapan tanah dan lahan gambut tetap terjaga.

BNPB bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya dalam pelaksanaan operasi tersebut. Sejumlah daerah yang menjadi prioritas antara lain wilayah yang memiliki tingkat kerawanan karhutla tinggi, seperti Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Muaro Jambi.

Kepala BNPB menyatakan bahwa pembasahan lahan gambut merupakan langkah preventif yang penting untuk menekan potensi munculnya titik api selama musim kemarau. Lahan gambut yang tetap basah dinilai lebih sulit terbakar dibandingkan gambut yang mengalami kekeringan berkepanjangan.

Selain operasi modifikasi cuaca, pemerintah daerah juga memperkuat patroli dan pengawasan di kawasan rawan kebakaran serta mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Melalui berbagai langkah pencegahan tersebut, diharapkan risiko terjadinya karhutla di Jambi dapat diminimalkan sehingga dampak kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan akibat kabut asap, serta kerugian ekonomi dapat dihindari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *