
Palembang – Dalam upaya memberikan dukungan psikologis dan menumbuhkan semangat positif bagi pasien, mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 230 UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan program kerja bertajuk “Pohon Harapan” di Rumah Sakit Pusri Palembang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada kesehatan mental dan kesejahteraan emosional pasien.
Program Pohon Harapan dirancang sebagai media ekspresi bagi pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan untuk menuliskan harapan, doa, motivasi, dan pesan positif yang kemudian ditempelkan pada sebuah pohon simbolis yang telah disiapkan oleh mahasiswa. Melalui kegiatan ini, para peserta diajak untuk menyalurkan perasaan serta membangun optimisme di tengah proses pengobatan dan pemulihan.
Ketua Kelompok 230 menyampaikan bahwa program ini lahir dari kesadaran akan pentingnya dukungan psikologis dalam proses penyembuhan pasien. Menurutnya, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi mental dan emosional seseorang.
“Melalui Pohon Harapan, kami ingin menghadirkan ruang sederhana yang dapat menjadi sarana berbagi semangat dan harapan. Kami berharap setiap pesan yang dituliskan mampu memberikan energi positif bagi siapa pun yang membacanya,” ujarnya.
Sejak kegiatan dimulai, antusiasme terlihat dari berbagai pihak yang turut berpartisipasi. Pasien dan keluarga pasien dengan penuh semangat menuliskan berbagai harapan, mulai dari doa untuk kesembuhan, harapan untuk keluarga, hingga cita-cita yang ingin diwujudkan setelah pulih dari sakit. Tidak sedikit pula tenaga kesehatan yang turut menyampaikan pesan motivasi sebagai bentuk dukungan kepada para pasien.
Pohon Harapan yang awalnya hanya berupa replika pohon sederhana perlahan dipenuhi oleh lembaran-lembaran warna-warni berisi pesan positif. Beragam tulisan yang tergantung pada ranting-ranting pohon tersebut menjadi simbol kuat bahwa harapan selalu hadir di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Pihak Rumah Sakit Pusri Palembang menyambut baik pelaksanaan program ini. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan suasana yang berbeda dan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hangat serta penuh optimisme bagi pasien dan pengunjung rumah sakit.
Selain menjadi media dukungan emosional, program Pohon Harapan juga menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya pendekatan psikososial dalam dunia kesehatan. Melalui interaksi langsung dengan pasien dan keluarga pasien, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga mengenai empati, komunikasi, dan pelayanan kemanusiaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh KKN Rekognisi Kelompok 230 UIN Raden Fatah Palembang. Melalui program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Dengan terlaksananya program Pohon Harapan, KKN Rekognisi Kelompok 230 berharap dapat meninggalkan jejak kebaikan yang sederhana namun bermakna. Harapan-harapan yang tergantung pada pohon tersebut tidak hanya menjadi rangkaian kata, tetapi juga simbol semangat, optimisme, dan keyakinan bahwa setiap proses akan membawa seseorang menuju hari yang lebih baik.
“Karena setiap harapan yang dituliskan adalah doa yang sedang diperjuangkan.” 🌳✨




