
Palembang, Februari 2026– Kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 230 UIN Raden Fatah Palembang menggelar program edukasi pengelolaan limbah di lingkungan Rumah Sakit Pusri Palembang sebagai bentuk kontribusi nyata dalam meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, pengunjung, dan civitas rumah sakit mengenai pentingnya memilah serta mengelola limbah sesuai jenisnya. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, pemasangan media informasi, serta diskusi interaktif mengenai dampak limbah terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN menjelaskan berbagai jenis limbah yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti limbah organik, anorganik, dan limbah berbahaya. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai cara sederhana yang dapat diterapkan untuk mengurangi produksi sampah, seperti menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).
Ketua KKN Rekognisi Kelompok 230 menyampaikan bahwa pengelolaan limbah bukan hanya menjadi tanggung jawab instansi tertentu, tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dengan memulai dari langkah kecil, yaitu membuang dan memilah sampah pada tempatnya. Kebiasaan sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan limbah rumah tangga, pemanfaatan kembali barang bekas, hingga dampak limbah yang tidak dikelola dengan baik terhadap lingkungan sekitar.
Selain memberikan edukasi, mahasiswa KKN juga mengajak peserta untuk memahami bahwa limbah yang selama ini dianggap tidak bernilai sebenarnya dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat ekonomis. Berbagai contoh pemanfaatan limbah menjadi barang kreatif dan bernilai guna turut diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.
Pihak Rumah Sakit Pusri Palembang menyambut baik program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 230. Menurut mereka, edukasi mengenai pengelolaan limbah sangat relevan untuk mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pasien maupun pengunjung.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang mengajak masyarakat untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Diharapkan, edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah dan mendorong lahirnya kebiasaan-kebiasaan positif yang mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan lestari untuk generasi mendatang.
“Lingkungan yang sehat dimulai dari kesadaran untuk mengelola limbah dengan bijak.”




