JAMBI (cikaljambi.com) Dilansir dari ANTARA, Wali Kota Jambi Maulana menilai pembatasan akses media sosial bagi anak-anak merupakan langkah positif untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan platform digital secara berlebihan.
Menurutnya, anak-anak yang belum cukup usia rentan terpapar konten yang tidak sesuai, serta berpotensi mengalami gangguan psikologis akibat interaksi di dunia maya. Karena itu, perlu adanya regulasi yang mengatur batasan usia dalam penggunaan media sosial.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak, termasuk membatasi waktu penggunaan gawai dan memberikan edukasi mengenai penggunaan internet yang sehat.
Selain itu, pemerintah daerah disebut siap mendukung kebijakan dari pemerintah pusat jika aturan tersebut diterapkan secara nasional. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak.
Wali Kota Jambi juga mengajak seluruh pihak, termasuk sekolah dan masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi serta membimbing anak-anak dalam menggunakan teknologi secara bijak.
Kebijakan pembatasan ini menjadi bagian dari upaya lebih luas dalam menjaga kualitas tumbuh kembang anak di era digital yang semakin berkembang pesat.





