JAMBI (cikaljambi.com) – Rumah BUMN Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memfasilitasi keikutsertaan UMKM binaannya dalam kegiatan Pasar Bedug Bahagia Kota Jambi 1447 H. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang strategis bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk lokal sekaligus meningkatkan penjualan selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan Pasar Bedug tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Jambi, serta berbagai pihak yang memiliki komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM. Pasar Bedug berlangsung di kawasan Ex Terminal Rawa Sari (Rumah Milenial) Kota Jambi, pada 19 Februari hingga 20 Maret 2026.
Selama hampir satu bulan pelaksanaan, Pasar Bedug menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mencari hidangan berbuka puasa sekaligus menikmati suasana Ramadan yang penuh kebersamaan. Beragam produk kuliner khas Ramadan ditawarkan oleh para pelaku UMKM yang berpartisipasi, mulai dari aneka minuman segar, makanan tradisional, kue khas daerah, hingga berbagai pilihan takjil yang menjadi favorit masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Rumah BUMN Jambi turut mengirimkan dua UMKM binaannya yang berhasil terpilih untuk berpartisipasi, yakni Es Teler Citra dan Pempek Kelas Kakap. Kedua UMKM ini dinilai memiliki produk unggulan yang potensial untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas melalui kegiatan pasar Ramadan tersebut.
Manajer Rumah BUMN Jambi menyampaikan bahwa keterlibatan UMKM binaan dalam kegiatan Pasar Bedug merupakan bagian dari upaya nyata dalam memperkuat ekosistem UMKM lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.
“Momentum Ramadan menjadi waktu yang sangat strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dalam kegiatan Pasar Bedug ini, kami berharap UMKM binaan Rumah BUMN Jambi dapat meningkatkan penjualan sekaligus memperluas jaringan pelanggan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan UMKM dalam kegiatan tersebut tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelaku usaha untuk memahami dinamika pasar serta meningkatkan kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan Pasar Bedug terlihat dari ramainya pengunjung yang datang setiap sore menjelang waktu berbuka puasa. Area pasar dipenuhi masyarakat yang berburu takjil, makanan khas Ramadan, serta berbagai produk kuliner lokal yang disajikan oleh para pelaku UMKM.
Pemilik Es Teler Citra mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya karena dapat menjadi salah satu UMKM yang terpilih dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kesempatan ini memberikan ruang promosi yang sangat besar bagi usahanya.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari Pasar Bedug Bahagia Kota Jambi. Banyak pengunjung yang mencoba Es Teler Citra dan memberikan respon yang sangat positif. Ini tentu menjadi peluang bagi kami untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari Rumah BUMN Jambi sangat membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan akses kegiatan promosi seperti ini.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pembinaan dari Rumah BUMN Jambi. Melalui kegiatan seperti ini, kami tidak hanya mendapatkan peluang berjualan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan usaha agar semakin dikenal,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh pelaku usaha Pempek Kelas Kakap yang turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Menurutnya, Pasar Bedug menjadi momentum penting untuk memperkenalkan produk pempek kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kegiatan Pasar Bedug ini sangat membantu pelaku UMKM seperti kami. Selain meningkatkan penjualan selama Ramadan, kami juga bisa memperkenalkan Pempek Kelas Kakap kepada banyak pengunjung yang sebelumnya belum mengenal produk kami,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap produk kuliner lokal sangat tinggi selama pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Respon pengunjung sangat baik. Banyak yang tertarik mencoba dan bahkan kembali membeli di hari berikutnya. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas produk,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM binaannya dapat terus berkembang dan semakin percaya diri dalam memasarkan produknya. Kolaborasi antara lembaga, pemerintah daerah, dan komunitas UMKM diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat perekonomian daerah sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak usaha kreatif yang berdaya saing di masa depan.





