JAMBI– Rumah BUMN Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan pelatihan bertajuk “Optimalisasi Company Profile sebagai Media Komunikasi Bisnis UMKM.” Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Rumah BUMN Jambi yang berlokasi di kawasan Jelutung, Kota Jambi, pada Senin (30/03/2026).
Pelatihan ini menghadirkan narasumber praktisi bisnis dan komunikasi, Hengki Lusandi, yang dikenal sebagai Lead Jambi Next Level sekaligus Manajer Operasional Traveliv. Dalam sesi pemaparan materinya, para pelaku UMKM mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya company profile sebagai alat komunikasi bisnis yang efektif untuk membangun citra profesional di hadapan calon mitra maupun pelanggan.
Menurut Hengki, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun belum mampu menyampaikan identitas serta nilai bisnis mereka secara kuat kepada pasar. Padahal, company profile yang disusun dengan baik dapat menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan usaha secara lebih profesional dan meyakinkan.
“Company profile bukan sekadar dokumen informasi tentang usaha, tetapi juga menjadi wajah bisnis yang menggambarkan visi, nilai, serta keunggulan produk atau layanan yang dimiliki UMKM,” jelas Hengki dalam pemaparannya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga praktik langsung mengenai struktur penyusunan company profile yang efektif. Materi yang disampaikan meliputi penulisan profil usaha, perumusan visi dan misi, hingga strategi visualisasi konten yang menarik untuk kebutuhan presentasi bisnis maupun pemasaran digital.
Sementara itu, CFO Rumah BUMN Jambi dalam sambutannya turut menyampaikan ucapan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta yang hadir. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelatihan pertama yang diselenggarakan setelah libur lebaran, sekaligus menjadi momentum untuk kembali menguatkan semangat pembinaan UMKM.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan daya saing pelaku UMKM di era digital. Melalui program pelatihan seperti ini, para pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan strategi komunikasi bisnis yang lebih profesional sehingga dapat memperluas peluang kerja sama dan akses pasar.
“Rumah BUMN Jambi terus berkomitmen menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, serta ruang pengembangan kapasitas bagi para pelaku UMKM. Dengan memiliki company profile yang baik, pelaku usaha dapat lebih percaya diri dalam menjalin kemitraan maupun memperkenalkan usahanya kepada pasar yang lebih luas,” ujar beliau.
Salah satu peserta pelatihan, Helmaneri pelaku UMKM kuliner Zazizha cake di Kota Jambi, mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi dirinya dalam memperkenalkan usaha secara lebih profesional.
“Selama ini kami hanya fokus pada produk dan promosi di media sosial. Dari pelatihan ini saya jadi memahami bahwa company profile juga sangat penting untuk memperkenalkan usaha kepada calon mitra atau investor. Materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM dapat semakin memahami pentingnya branding bisnis serta mampu memanfaatkan company profile sebagai media komunikasi strategis dalam memperkuat identitas usaha.
Program pelatihan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di tengah perkembangan dunia bisnis yang semakin dinamis.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi pelatihan, di mana para pelaku usaha aktif bertanya mengenai strategi penyusunan company profile yang sesuai dengan karakter bisnis masing-masing. Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM dapat semakin memahami pentingnya branding bisnis serta mampu memanfaatkan company profile sebagai media komunikasi strategis dalam memperkuat identitas usaha.
Program pelatihan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif di tengah perkembangan dunia bisnis yang semakin dinamis.





