Jambi – Festival Batanghari 2025 resmi dibuka Sabtu Malam (2/8) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Pinang Masak, Kota Jambi. Momen pembukaan diwarnai dengan aksi teatrikal Wak Kocai, tokoh ikonik budaya lokal, yang secara simbolis “memecahkan” panggung pembukaan dengan teatrikal dan pantun tradisional. Aksi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari ribuan pengunjung yang memadati kawasan pinggiran Sungai Batanghari.
Festival yang mengusung tema “Semakin Dilestarikan, Semakin Mensejahterakan” ini akan berlangsung hingga 9 Agustus 2025. Sejumlah agenda budaya, hiburan, dan promosi UMKM disiapkan sepanjang perhelatan, termasuk parade kapal hias, Sunset Fun Run, bazar kuliner khas Jambi, pertunjukan musik “Rock Rise Vol. 5”, lomba pidato pariwisata, dan edukasi publik tentang pelestarian sungai melalui Gerakan Batanghari Bersih.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi menyebut pemilihan Wak Kocai sebagai pembuka festival adalah bentuk penghargaan terhadap tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam melestarikan identitas lokal.
Festival Batanghari tahun ini juga menjadi salah satu dari 110 acara yang masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara 2025 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dukungan ini menempatkan Kota Jambi sebagai salah satu destinasi strategis pengembangan pariwisata berbasis budaya sungai dan warisan sejarah.
Selama tujuh hari ke depan, pengunjung dapat menikmati berbagai agenda yang tersebar di sepanjang bantaran Sungai Batanghari, terutama di kawasan RTH Putri Pinang Masak. Festival ini terbuka untuk umum dan diprediksi akan menyedot puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah.





